Artikel

Seberapa Jauhkah Peran Demografi terhadap Literasi Asuransi Syariah?

ARTIKEL 7

Oleh : Avyanna Salsabila Trixie (Staf Departemen Riset dan Pengembangan SEF UGM, Manajemen UGM 2016)

Seiring dengan perkembangan zaman, setiap individu perlu untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi globalisasi khususnya dibidang perekonomian seperti saat ini. Untuk mempersiapkan globalisasi ini negara-negara di ASEAN membentuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) untuk mengimbangi globalisasi dibidang keuangan pada umumnya.

Saat ini Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat semakin membaik. Dengan peningkatan kesejahteraan ini secara tidak langsung akan mendorong potensi dana yang dimiliki oleh masyarakat untuk dialokasikan pada sektor investasi. Namun hal ini tidak diimbangi dengan pengetahuan masyarakat akan produk-produk investasi dimana literasi keuangan masyarakat masih sangat minim.

Literasi asuransi syariah adalah merupakan kemampuan individu untuk memahami dan mengevaluasi informasi mengenai asuransi syariah yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariah secara menyeluruh dan spesifik agar mengetahui manfaat dan keuntungan serta implikasi yang mungkin akan timbul apabila mendaftar sebagai peserta asuransi syariah sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan terhadap konsekuensi yang mungkin akan terjadi.

Potensi asuransi syariah di Indonesia sangat besar dengan melihat mayoritas penduduk Indonesia yaitu masyarakat muslim, akan tetapi potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya karena berbagi faktor yang menghambat laju perkembangan asuransi syariah yang salah satunya yaitu minimnya tingkat literasi keuangan masyarakat khususnya literasi asuransi syariah yang masih berada jauh di bawah perbankan.

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi tingkat literasi keuangan seseorang Mandell mengkategorikan faktor-faktor yang mempengaruhi literasi keuangan seseorang menjadi beberapa kategori yaitu latar belakang atau demografi, aspirasi, pendidikan mengelola keuangan dan pengalaman mengelola keuangan.

Al-Quran tidak menyebutkan secara tegas ayat yang menjelaskan tentang praktek asuransi seperti yang ada pada saat ini. Hal ini terindikasi dengan tidak munculnya istilah asuransi secara nyata dalam Al-Qur’an. Walaupun begitu Al-Qur’an masih mengakomodir ayat-ayat yang mempunyai muatan nilai-nilai dasar yang ada dalam praktek asuransi, seperti yang terdapat Surat Al-Maidah: ayat 2 tentang tolong menolong.

Faktor demografi merupakan faktor yang terkait karakteristik terpilih yang dipertajam perbedaannya menjadi usia, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, kelompok etnis, dan lainnya yang dinyatakan sebagai komponen dari perubahan populasi sosial (Graziella dan Vallin, 2006: 227).

Faktordemografi yangakan dibahas yaitu tingkat gender, tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan. Gender merupakan salah satu faktor penting bagi individu untuk mengambil keputusan dalam kehidupannya. Pada aspek ekonomi, laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan dalam pengambilan keputusan. laki-laki lebih memiliki kepercayaan yang tinggi dalam membuat keputusan keuangan dibandingkan dengan perempuan yang lebih cenderung risk averse dibandingkan dengan laki-laki. Selain itu kenapa tingkat literasi laki-laki lebih tinggi dari perempuan karena dalam menjalankan usahanya laki-laki cenderung berorientasi benar-benar untuk mencari nafkah agar tercukupi kebutuhan keluargnya berbeda dengan perempuan yang melakukannya karena hobi atau untuk mengisi waktu luang saja.

Selain itu adanya faktor Pendidikan, yaitu suatu proses belajar dan penyesuaian individu-individu secara terus menerus terhadap nilai-nilai budaya dan cita-cita masyarakat.

Dan faktor yang mempengaruhi literasi asuransi syariah adalah pendidikan. Pendidikan yang baik maka seseorang dapat mengontrol keuangannya dan mengerti masalah keuangan, hal ini dapat digunakan untuk memilih produk keuangan dan selalu mempunyai informasi terkini tentang perkembangan keuangan. Latar belakang pendidikan yang dimiliki oleh seseorang bisa mempengaruhi keputusan dan cara berpikir seseorang dalam memutuskan masalah keuangannya. Pendidikan yang tinggi akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan resiko di masa mendatang sehingga mereka lebih memahami asuransi syariah serta melakukannya di dalam pengambilan keputusan atau hal lainnya untuk konsekuensi di masa mendatang.

Faktor yang terakhir adalah pendapatan. Seseorang yang memilki perbedaan pendapatan maka akan berbeda pula dalam mempengaruhi tindakan yang akan dilakukan dalam menentukan pilihan yang diambil. Selain itu seseorang yang memperoleh pendapatan tinggi cenderung memiliki gaya hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang yang pendapatan lebih rendah. Hal ini diduga karena dengan pendapatan yang rendah mereka merasa bahwa pendapatan yang mereka peroleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Sehingga mengakibatkan merasa tidak perlu atau tidak penting untuk melakukan perencanaan keuangannya ke arah investasi maupun asuransi. Akibatnya mereka merasa tidak perlu untuk memahami produk-produk investasi maupun asuransi, seperti asuransi syariah yang ditawarkan perusahaan asuransi syariah kepada masyarakat.

Berbeda dengan masyarakat yang mempunyai pendapatan tinggi akan memiliki ruang yang lebih untuk menyisihkan pendapatan yang diterimanya. Mereka dapat mengalokasikan pendapatan yang diterima untuk keperluan investasi maupun asuransi. Selain itu mereka juga akan berupaya untuk melakukan perencanaan keuangan dengan sebaik mungkin. Sehingga masyarakat harus lebih meningkatkan pengetahuan tentang produk-produk investasi maupun asuransi yang ada seperti produk asuransi syariah, agar masyarakat tidak salah memilih produk investasi maupun asuransi yang akan diambil.

Dengan demikian ketiga faktor diatas yaitu tingkat pendidikan, tingkat pendapatan dan gender merupakan faktor demografi yang berpengaruh kuat dalam perkembangan literasi asuransi syariah. Maka dari itu diperlukan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya produk asuansi syariah untuk menghadapi resiko di masa medatang.

Sumber:
Mandell, L. 2008. The Financial Literacy of Young American Adult: Results of The 2008 National Jump STart Coalition Survey Of High School Seniors And College Student. (diakses 30 Mei 2017).

Graziella, Xaselli & Vallin, Jacques. 2006. “Demography: Analysis and Synthesis A Treatise in Population”. Library of Congress Cataloging in Publication Data, USA. Google books. (Tanggal Akses: 30 Mei 2017).